Tampilkan postingan dengan label hanya fiksi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hanya fiksi. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 Januari 2012

Adakah Pelangi Lagi?

 Terbang angan seakan melukis langit, menelusuri perjalanan setapak hati yang tak kunjung buntu. Tak ada seembun pun yang basahi hati, meski hujan telah basahi diri.
ketika hati bertanya akan kesetiaan pelangi pada langit yang sedang sendiri meneteskan airmata. 


Kenapa hanya pelangi yang setia menemani langit??
kenapa awan malah menghitam dan matahari berlari bersembunyi pada awan??seakan-akan takut terserang virus mematikan,


 dan 


kenapa hanya hiburan warnawarni yang tetap menemani gelapnya hujan? 
kenapa burung-burung pun enggan menjangkau langit dengan sayap emasnya?? kenapa....??

Andai dapat ku jangkau langit dengan tangan,, kan ku peluk mesra dan ku hangatkan dia,, teduhkan hatinya,, seakan aku itu hujan, yang mungkin tak bisa bila sendirian. 

 tapi pastilah dia tidak membutuhkan dekapanku, karena hujan tetaplah hujan, yang di turunkan dari langit yang selalu merindukan pelangi, bukan diriku yang selalu memandangnya dari jauh.

Selasa, 03 Januari 2012

kekasih di angan-angan







"ku bisikkan kata rindu yang tak dapat ku ungkap pada bulan yang tak dapat ku jangkau
ku kirimkan kata rindu yang tak dapat ku lukis, pada awan yang tak dapat ku gapai
kau seperti fatamorgana
yang hanya dapat ku miliki di angan ku sementara
yang terkadang sedikit tergeser oleh rumus-rumus sederhana
tapi.. saat bulan mengorbit di jalannya
orbitan fikiranku hanya padamu yang ku rindu
hanya pada mu kekasih yang hanya di sebatas angan ku"

Senin, 02 Januari 2012

nada hati





angan ku melayang di hilir sungai itu..
tempat kau titipkan sejuta cinta mu lewat kecupan di kening ku
tak sedikitpun aku ragu akan angin yang ikut tersenyum saat itu
tak sedikitpun aku menyangsikan akan kuat batu yang kita injak saat itu
dan tak sedikitpun aku gentar akan napsuku untuk mencintai mu

kau menjadi nada di hati ini
yang memulangkan segala gunda ketempatnya
dan mendatangkan sejuta cinta, bersarang di hati ini

kau menjadi nada di hati ini
yang selalu melayang meninggikan angan ku
yang selalu membawaku mengalir karna bahagiaku

kau menjadi nada di hati ini
yang selalu menciptakan frekuensi kecil
dan menciptakan gelombang cinta di hati ku
dan kau selalu menjadi nada hati ini






nada hati ini

Kamis, 29 Desember 2011

berlayar ke dermaga lama

Telah ku arungi dermaga itu, berkali, berkali dan jenuh terasa
Dermaga itu cantik bak surgawi
Pelayanan alam bak pelayan cantik menyuguhi keindahan luar biasa
tapi ,,
Hati ku terpenuhi oleh kejenuhan yang tiada tara,


Aku larut dalam setan hati..
dan pergi singgah ke dermaga kuning di ujung pulau sana
Perasaan ku senang ,, dan lega sampa di dermaga itu..
Kapal kecil ku berhuyun kencang,,
Aku ketakutan... sepertinya awan menyimpan amarah besar kepada ku..


Aku pun mulai memohon..
Pada angin yang menyerbu dan jatuhkan nyiur indah di dermaga itu..
Pelepahnya jatuh menimpah keindahan dermaga itu..


Belum sempat aku berduyung untuk merasakan nikmatnya
Aku tlah di panggil lagi ke dermaga lama


tapi sungguh..
Sesungguhnya hati ku tak akan dusta tentang kata yang sulit untuk di ucap dalam bibir
Sesungguhnya ,, banyak kata yang tak dapat terucap lewat kata


Dermaga lama ,, kurindukan...
Aku kembali kesana dengan penuh harapan,,
Harapan tentang suguhan indah luas membentang


Tapi tak lain ku temukan justru tidak sesuai dengan yang kubayangkan..
Dermaga itu telah porak poranda,,
Aku mengais tanah dan bertanya..
Lalu ku temukan jawaban di antara karang yang mendarat di tepian
Bahwa dermaga lama kehilangan emas sejatinya
Emas yang dia harap akan mewarnai keindahan syurganya








"yang tidak pernah bersyukur akan miliknya,
maka sesungguhnya ia tidak pernah memiliki apa yang seharusnya menjadi miliknya"